Jumat, 06 Februari 2015

Laa taghdhob!


Suatu hari sebuah perusahaan besar sedang mengadakan acara penting. Saat pagi2 sang direktur suda tiba di tempat acara untuk persiapan, tpi dia tidak menjumpai seorangpun dari bawahannya yg suda datang, pdahal waktu suda mendekati jam pelaksanaan. Bberapa menit kemudian satu persatu bawahannya datang. Sang direktur terlihat sangat marah dan kesal mlihat bawahannya banyak yg terlambat. Saat memberikan sambutan, sang direktur bilang "...Saya sangat kecewa dg kterlambatan saudara sekalian. Sejujurnya saya ingin marah. Tapi, oleh karena itu saya tidak akan berbicara panjang lebar. Nanti kalau sudah reda saya akan berikan teguran. Wassalam."

Betapa bijaknya sang direktur yg bisa menahan amarahnya. Coba kalau saat itu juga sang direltyr marah, entah apalah yg terjadi. Ya, karena amarah itu benar2 kondisi emosional yg negatif. Kalau dihitung manfaat dan mudharatnya,  tentu akan banyak sekali mudharat nya. Bukan hanya ke diri sendiri tapi juga bahkan bisa berimbas ke orang lain.

Orang marah ituu, jiwanya ngga stabil. Dia bisa melakukan apa saja di luar kendalinya. Dia bisa tiba2 gebrak meja, teriak2, mengumpat, banting barang....dann apa kerugiannya? Tangan sakit, suara serak, capek lgi, belum barang2 pecah atau rusak. Bayangkan berapa banyak ATP (energi) yg dibuang cuma2 untuk marah, belum lgi untuk banting barangnya. Ahh...lebih baik energinya disimpan aja untuk hal2 lain yg lebih bermanfaat. Orang yg marah2 bener2 ngga ada manfaatnya!. Ada yg ngeles..."Ya harus dimarahin biar jera!", NO, bahkan orang yg dimarahipun tidak serta merta akan berubah, yg ada malah jdi dongkol. Alih2 mau merubah tpi sekalinya marah malah dapet kbencian, karena orang yg dimarahi itu pasti melakukannya karena terpaksa, tertekan, dongkol, takut. Dan ingat kalo ingin menggerakkan orang itu cara terbaiknya yaitu dengan menyentuh hatinya.

Oke, laa taghdhob!
Saat marah, hal pertama yg harus kita lakukan adalah diam. Diam adalah jurus bertahan untuk tidak beraksi spontan saat marah berkuasa. Diamlah sejenak, tarik napas dalam2 dan mulailah berpikir positif atas apa yg membuat kita marah. Iya setidaknya itu akan mengurangi respon spontan kita saat marah. Terkadang respon spontan itu cerminan dari akhlak seseorang. Ada orang marah respon spontannya lgsg dg banting2 barang, mengumpat2. Nhah ya ketahuan deh sifat aslinya...hohoo. Diam sejenak untuk mengendalikan amarah. Tunggu sampai amarah itu reda, baru bertindak positif lainnya. Orang yg bisa mengendalikan amarah pasti setelahnya hatinya akan lebih tenang, lebih lega soalnya rasa kedongkolannya pasti berkurang, ngga akan ada penyesalan dan ngga akan ada orang lain yg tersakiti atau dirugikan.

Dalam sebuah hadits Rasulullah Saw. bersabda, “Apabila di antara kalian marah maka diamlah.” Baginda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ucapkan sebanyak tiga kali.” (HR. Ahmad)
Nahh lhoo Rasulullah saw pun suda mencontohkan. Diam disini bukan mendiamkan objek lho yaa, tpi diam dalam rangka menahan amarah kita. Jadi ketika amarahnya suda reda, kembalilah seperti biasa, dan jika ada hal2 yg harus diselesaikan maka selesaikanlah, dengan hati tentunya, dengan tenang bukan dengan marah.

Oke, laa taghdhob!
Selanjutnya kalo suda diam, tpi masih juga belum bisa mengendalikan amarah, kita pakai jurus lainnya yaitu dengan duduk, berbaring dan wudhu. Saat sedang berdiri, maka duduklah. Jika sedang duduk maka berbaringlah. Dan ambillah air wudlu biar lebih tenang. Ini sebenarnya juga telah dicontohkan oleh Rosulullah saw,

Rasulullah saw bersabda, “Jika salah seorang kalian marah dan dia dalam keadaan berdiri, maka hendaklah duduk. Jika masih belum reda marahnya, maka hendaklah berbaring.” (HR. Ahmad).

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,  “Sesungguhnya, kemarahan itu berasal dari syaitan. Dan syaitan  tercipta dari api. Dan sesungguhnya, api itu dapat dipadamkan dengan air. Jika salah seorang diantara kalian marah, maka berwudhulah.”  (HR. Ahmad dan Abu Daud).

Ada satu cara lagi yg mungkin bisa diterapkan saat marah atau dongkol masih belum hilang, yaitu dengan reaksi konversi. Konversi disini kita arahkan ke hal2 positif yg bermanfaat. Energi2 yg tadinya mau dipakai untuk marah kita alihkan ke hal2 yg positif,  misalnya dengan mengepel, mencuci, atau menulis juga bisa. Hehe... ingat konversinya ke hal yg positif yaa! Bukan malah melimpahkan kemarahan ke org lain yg ngga tau apa2, kasian dia jadi ikutan kena marah donkk...

Lalu, saat kita yg jadi sasaran kemarahan? Gmna...
Pertama, kita evaluasi diri kita. Bisa jadi memang kita yang salah, atau kalau kita memang tidak salah, atau memang orang tersebut wataknya suka marah misalnya, kita ambil positifnya, apa...? Yaa kita bisa belajarr banyakk dr merekaa. Belajar apaa...? Nah saat melihat orang lain marah, kita pasti juga akan menilai betapa buruknya orang marah2 itu, jadi jgn sampai kita seperti dia. Mungkin kita akan sakit hati atau apalah setelah jadi sasaran kemarahan, nhahh kita juga bisa belajar darinya, jika suatu saat nanti kita ingin marah ingatlah kalau orang marah2 itu bisa menyakiti orang lain. Trus satu lagi jurus menghadapi orang marah, jadilah air yg bisa memadamkan kobaran api. Iya jadi air, bukan ikutan jadi api. Kalau ada orang marah, disikapi dengan tenang, cukup dengarkan baik2 sampai marahnya reda. Jangan sebaliknya, orang marah jadi ikutan marah, berkobarlah kemarahan nya. Tidak menyelesaikan masalah malah semakin besar. Terakhir jadilah pemaaf, mungkin hati kita sakit saat orang tsb marah2, maka maafkanlah, bersikap rendah hati dan lapang dada akan lebih menenangkan daripada harus menyimpan luka atau kedongkolan2 lainnya.

Okke...keep smile!

Sekian dlu coretan pagi ini...
*sesungguhnya tulisan ini jg merupakan reaksi konversi, beberapa jam yll aku juga pengenn banget marah2..., but i say "No! Eman2..., hehe"

29 Januari 2015
~with ♥
Qad Aflaha Man Tazakka

Senin, 08 Desember 2014

Be positive

♥♥♥♥♥
Hidup ini terlalu indah untuk dipenuhi hal2 negatif. Hal2 yg negatif itu hanya akan merampas kebahagiaan yg bisa tercipta dlm hidup kita. Iya! Rugi banget!

Suka mengeluh, marah2, su'udzon, iri dengki, benci. Ahh... pdhal yaa kalo bisa menyikapi kondisi yg sama dg hal yg positif pasti akan lebih ringan dan bahagia.

Dkit2 mengeluh...duhh ini bukannya beban jd ringan malah adanya berasa semakin berat! Kondisi apapun jika kita menghadapinya dg hati yg lapang, jadinya berasa ringan. Percaya dehh... :)

Dkit2 marah...inii rugi bangett, orang marah itu butuh energi lhoo, jd berapa byk ATP yg akan kebuang sia2 hnya untuk marah. Lagian yaa apa marah akan menyelesaikan masalah? Exactly not!!! Yg ada malah tambah runyam. Kalo ada hal2 yg kurang sesuai hati kita, sabar, perbaiki pelan2 jika itu memungkinkan,  atur pelan2 hatinya utk mnyesuaikan dg kondisi. Rasulullah udah kasih contoh kok manajemen marah, wudlu, yg berdiri duduklah, yg duduk berbaringlah...hmmm, deep inhale, 'n exhale, manajemen hati!

Su'udzon...aahh lebih rugi lagi. Untuk sesuatu yg blum pasti knapa harus kita korbankan pikiran dan perasaan kita. Iya! Barangkali apa yg kita pikirkan ternyata 180 terbalik dg kenyataan, nhahh rugi kann...mending husnudzon! Pikiran jadi santai, perasaan lebih tenang,...

Iri dengki,...na'udzubillah! Iri dengki biasanya muncul akibat rasa benci kpd org lain. Kenapa toh harus ada benci, jika berkasih sayang itu lebih indah. Damaii...jgn sampai menebar kebencian, dg siapapun! Bahkan dg org yg mendzalimi kita sekalipun! InsyAllah hidup kita akan lbih tenang dg kedamaian.
Sayangilah apa yg ada di bumi, maka yg di langit akan menyayangimu... :)

Bahagia itu memang pilihan, dlm kondisi apapun itu, iya! Dlm kondisi apapun! Terkadang kita tidak bisa memilih kondisi apa yg enak utk diri kita, namun apapun kondisinya kita bisa menentukan bahagia itu. So, one more!, Bukan kondisi yg menentukan bahagia kita, tapi bagaimana kita menyikapi kondisi tersebut yg akan menentukan bahagia kita. Bahagia adalah pilihan! :D

Dan bersyukur adalah salah satu cara yg mengantarkan kita pada bahagia :)))

Yukk ahh kita ubah yg negatif2 menjadi positif! Agar hidup menjadi terasa lebih indahh dan berlimpah bahagia. Berburu barakah di setiap kondisi...iyaa dg banyak sabar dan syukur.
Selalu belajar utk menjadi pribadi yg lebih baik lagi.

Saling menghebatkan yaaa... :*
Dan ucapkan terimakasih atas kritik dan saran untuk perbaikan pribadi kita... :*

Ini ada buku2 recommended untuk belajar menjadi pribadi yg lebih baik. Catatan ini bukan resensinya lhoo...soalnya saya jg baru dapat buku2 ini, hehee

Catatan ini hanya untuk pengingat diri yg sering khilaf, yg masih perlu byk belajar dan melakukan perbaikan.

A little notes for today, 08122014
~with ♥

Qad aflaha man tazakka

Rabu, 05 November 2014

Long journey

Alhamdulillah. ..rasa syukur tak henti terpanjatkan atas segala nikmat yg Allah limpahkan pada hambaNya.
Benar2 tdk dpt berkutik dg pertanyaan "Nikmat Tuhanmu yg mana lagi yg kamu dustakan?"...

Dulu saat hendak melangkahkan membuka lembaran dunia koass, terbersit keraguan bisakah menjalani fase yg konon katanya jadi kasta terendah di rumah sakit (agak lebay yaa??...:D), tapi dengan bekal keyakinan percaya diri dan basmalah! Ku mulai lembaran dunia koass....
Berbagai rasa telah dikecap di fase ini, mulai manis pahit asem asinn tengsin malu2in sampe berbunga2 dg pujian, ngga kuat tekanan, tangis menangis, ketawa ceriaa,...hmm semua telah terlewatii...

Dannn....now! Alhamdulillah, finally telah terlampaui juga fase pendidikan profesi kedokteran! Selama 1,5 tahun di beberapa RS yg berbeda, jadi koass nomaden, berpindah dr RS 1 ke RS lainnya.

Namun sejatinya itu adalah miniatur dr dunia yg sesungguhnya...bak sebuah gladi resik untuk bisa terjun di masyarakat. Ya setelah ini pasti akan melewati dunia kerja yg sesungguhnya. Smoga slalu dimudahkan olehNYA...aamien.

Kamis, 10 Juli 2014

Wanita

Wanita selalu menyimpan banyak cerita,
Terlalu dalam untuk diselami,
Terlalu panjang untuk diurai,

Dalam senyumnya...
Dalam tawanya...
Dalam diamnya...
Dalam tangisnya...
Menyimpan berjuta makna,
Mereka selalu miliki hati yg lapang, ksabaran yg tak berbatas, mereka punya kelembutan, kehangatan dan ksetiaan...

Wanitaa...
Seorang ibu,...istri,...putri,... saudara...
Jagalah mereka, jangan biarkan hati mereka tersakiti, jangan biarkan hati lembut mreka terluka...

Kau tau...?
Saat wanita menangis, itu bukan karena mereka lemah, tpi karena mreka lelah...lelah selalu berpura2 tersenyum saat hatinya terluka.

Mereka selalu punya cara menyembunyikan perasaan mereka...bahkan saat berada di titik terlemahnya,

Mereka punya Rabb!
tempat bersimpuh,
berkeluh kesah,
mencari sumber kekuatan,
dan berdoa,
memohonkan harapan2 mereka pdNya!... -yg mgkn oranglain sangat sulit memahami harapan dlm hati mereka yg begitu sulit untuk diselami-

Wanita dan seluruh rangkaian ceritanya...
Jaga mereka...!

10072014
~yg sedang belajar menjadi seorang wanita hebat, shalihah (aamiin)~

Senin, 06 Januari 2014

Bromooo

Liburan baruu aja berlalu. Kemarin dapet libur seminggu, dan setelah itu sampai bulan september nanti ngga ada liburan lagi. Dinikmati aja masa2 koass yg ngga bisa terulang lagi, masa2 kuli menguli2, masa2 jdi org serba salah, masa2 perjuangan dg kawan sejawat...manis asam asikk...
Liburan kemarin diisi dg jalan2 ke BROMOO...ya, suda sangat ngidam muncak ke bromo dr dulu, dan baru kesampaian pas liburan kali ini. Kmrin skeluarga jalan ke bromo pas akhir tahun kmrin, kbetulan adikku yg nyantri di ngruki jg lagi liburan. Jam 1 siang brngkat dr ponorogo, ngga tau jalan arah bromo akhirnya dg berbekal GPS dan power bank brangkatlah kami ke arah timur. Asal percayain aja itu arahan dr GPS, Alhamdulillah nyampe jugaa di parkiran central pendakian. Pas itu sekitar jam 10 malam tiba2 lampu mobil mati, pdhal posisi masih skitar 15 km mnuju parkiran wisata, akhirnya kami menginap di masjid stempat, untung ada bapak2 yg baik hati menawarkan tumpangan di ruang TPA samping masjid, dah gitu dipinjemin selimut tebal pula, disana dingiin banget uda masuk kaki gunungnya.
Bromoo...bisa ditempuh dr beberapa arah, lwt malang, pasuruan atau probolinggo. Sampai di parkiran sentral kita musti sewa jip utk mnuju lokasi wisata, satu jib bisa sampai 450 rbu utk 4 lokasi, kalo 2 lokasi 300 ribu, itu utk 5-6 orang.
Sampai disana nanti bakal berkumpul jip2 yg mengangkut pengunjung bromo dr berbagai arah. Dri situ nanti kita baru jalan menuju kawah bromo skitar 2 km dg jalanan yg menanjak, lumayan capek tapi bromo termasuk gunung yg tracknya paling gampang dilalui dibanding gunung2 lain. Bahkan kalau ngga mau capek jg disediakan kuda tentu saja dg uang sewa skitar 100 rbu. Sampai di kawah disana dipenuhi asap belerang yg baunya masyAllah menusuk hidung, tapi kalau belum sampai kesana rasanya belum sampai bromo jadi ya harus sampai kawah yaa...haha.
View yg paling cantik disana adalah negeri di atas awannya dan suguhan sunrise yg maha indah, konon katanya sunrise yg pling indah seasia. Kedua view ini bisa dilihat justru bukan dr bromo, tpi dri pananjakan menghadap ke bromo, kalo ambil paket jip pasti tempat pertama yg dituju adalah bukit pananjakan. Biasanya brngkat dr parkiran jam 3 nanti sampai di pananjakan shalat shubuh trus menikmati sunrise yg super indah. Dan negeri atas awannya merupakan penampakan gunung batok berjejeran dg bromo yg mana dataran pasir di bawahnya tertutup dg kabut tebal, jadi yg terlihat hanya puncaknya yg seperti melayang di atas awan. Syngnya pss ksana kmarin suda kesiangan gara2 lampy mobil mati jadi nunggu terang akhirnya ngga dapet sunrise, sayang banget. Selain dua view tdi di skeliling bromo ada lautan pasir yg kalo disana serasa di padang pasir bedanya ngga panas jutru malah dingin. Di sisi yg lain lagi kita bisa menikmati savana, yaitu padang rumput yg luass dan hijau, berasa sperti di new zaeland...hoho. Dua sisi yg berbeda di skeliling bromo. Sungguh Kerennya Sang Pencipta! Subhanallah!!
Kmrn habis muncak malamnya kita menginap di Kota Berhias Iman!!! Hehe...tahun baru disana...
Sekian dlu cerita liburan saya...curi2 waktu sambil antri di bank,
Selamat berpetualangg... :)))

Sabtu, 21 Desember 2013

Afasia

Afasia itu salah satu istilah dan simptom di penyakit saraf, yg artinya gangguan gungsi bicara yg disebabkan karena adanya kelainan di otak. Singkat cerita afasia itu engga bisa ngomong, bisa motorik atau sensorik. Yg motorik pokoknya pasien lupa gmna caranya mengucapkan kata2, jadinya dia hnya diam saja pdhal dia ingin mnyampaikan sesuatu tp sulit utk mengungkapkan, mgkn rasanya kaya org prtma kali jatuh cinta #eh

Beberapa kali disini (read: di bangsal stroke), pasienku ada yg afasia, dia sulit mengucapkan kata2, karena jengkelnya dalam hati satu2nya ekspresi yg dia lakukan adlh dg menangis. Aku baru ngeh ada simptom yg namanya afasia ini saat uda mpelajari ttg saraf, dlu pas sma engga tau blas. Nhah maka dri itu, stelah tau apa itu afasia, lgsg tringat alm. Bapak yg dlu di akhir masa hidupnya terkena stroke, saat ini mgkn aku baru bisa mendiagnosis simptom dr stroke'nya bapak yg salah satunya yaitu afasia.
Ada 1 hal yg masih mngganjal saat pnegakan simptom ini, berdasarkan alloanamnesia ke ibuk (hehe) itu cerita ibuk dlu bapak itu strokenya mmg ngga bisa bicara, jadi untuk komunikasi ibuk mngajarkan utk mmakai isyarat mata, klo ngga salah masi bsa berkedip. Jadi utk fungsi bicaranya benar2 trganggu.

Tapi anehnya dsni...saat hari2 mnjelang ajalnya, ada kata2 tertentu yg scra tiba2 bsa bapak ucapkan, khususnya saat tiba2 reflek mnggerakkan kakinya, dg reflek jg bapak tiba2 mngucapkan kata "astaghfirullah!",
trus ada lagi...saat dikagetkan dg ucapan salam, bpak scara reflek mnjawab salam tsb dg intonasi penekanan,
"wa'alaikumsalam".

Satu lagi...shari sbelum bapak bener2 koma dg GCS E1V1M1, ibuk mnceritakan kjadian aneh saat mnunggui di smping bapak yg tengah berbaring dg bihemiplginya, yaitu saat mndengarkan adzan, ibuk mndengar bpak mnjawab tiap kalimat adzan itu...
"Allahu Akbar 2x, asyhadu anlaa ilaaha illallah, asyhadu anna muhammadarrasulullah, laa haula walaa quwwata illa billah...",
bahkan sampai adzan slesei.

Ini hal yg belum aku ketahui teorinya, apakah mgkn ada reflek mngucap, atau ada patofisiologi lain yg mndasarinya.
Namun bersyukur, karena di akhir hidup bapak, yg terucap adalah kalimah penuh dzikir.
Allahummaghfirlahu...

Kamis, 19 Desember 2013

Jaga malam di bangsal stroke

Campur aduk rasanya...

Saat menemani pasien kritis semalam, tensi ngedrop, pupil suda midriasis maksimal, napas tersengal2,...Ya Allah,

Tercekat di tenggorok, saat harus memberi motivasi keluarga pasien, menjelaskan keadaan pasien, mohon bantuan doa keluarga...

Saat mendengar keluarga pasien berkumpul membacakan doa2, membisikkan kalimat2 suci di telinga pasien...dan ketika itu, saya berada di tengah2 mreka, memasang tensimeter dan stetoskop, mencoba mendengarkan secercah harapan...
*di saat sperti itu, ingin rasanya menangis, teringat dluu, saat alm. Bapak brada di posisi ituu...
Kangen bapakk... ; (
Allahummaghfir li abiy...

Semoga di bangsal tempat stroke, yg paling sering mendapati pasien sakaratul maut, smakin menjadikan kami cerdas, agar slalu mempersiapkan diri menuju khidupan slanjutnya yg lbh kekal....karena org cerdas adalah yg mengingat kematian.

Ruang jaga koass, 18 des '13 pukul 00.09

Senin, 23 September 2013

Stase anak ceriaaa

Konon ada yang bilang stase anak itu satu2nya stase besar yang wenak poll. Mulai dari sistem jaganya, jumlah pasiennya yg ngga banyak2 amat, sampai betapa baik dan ramahnya petugas medis di ruangan. May be....ya kan baru satu stase yg dilewati.  So mari kita buktikan! Haha
Goodbye stase anak, good bye dedek bayii yg lucu2. Good bye anak2 pemberani dan anak2 paling tegar! Disana sering ketemu dengan anak2 penderita thalasemia, aku sebut mereka adalah anak2 pemberani dan tegar.  Uuhh, hampir tiap bulan mereka rutin opname di RS, buat pasok hemoglobin alias transfusi darah. Kalo anak2 lain biasanya mau pasang infus musti dibekep, dipegangin kenceng2, dah gitu nangis teriak2, tapi beda dengan yg satu nih. Begitu datang,  langsung menuju ruang tindakan,  jalan sendiri. ..trus kita deh yang tanya "sebelah mana dek yg mau diinfus? Kanan atau kiri? ". Dan dengan sigapnya menyerahkan salah satu tangannya ke kita buat diinfus...!
Amazing, anak2 umur 7-10 tahun...no cry, no scream...malah disambi mainan hape. Bayangkan anak umur segitu musti menjalani rutinitas yang ngga menyenangkan sama sekali kaya gini, musti transfusi darah tiap bulan.
Ya Allah limpahkan kebahagian di setiap detik hidup mereka...aamiin.

Keceriaan di koass anak akan selalu terkenang...
Apalagi pas di ruang perinatologi/tempatnya bayi2 sekalian, tau sendiri kan tempoh hari pernah cerita tentang keisengan kami pada bayu2 yg baru lahir inii...*eh lupa, kayaknya ceritanya dulu enggak disini deh, hehee. Pokokbya lucuùu bayi2nyaaa..!
Wuiih, kalo pas lagi jam menyusui gitu ya, dari lorong menuju ruang perinatologi berbondong2 para zombiee yang akan menyerbu ruang bayi. ..hahaha, aku bilang zombiee soalnya cara jalannya mirip banget sama zombiee, namanya juga baru lahiran, jalannya ekeh-ekeh gitu...you knew ekeh-ekeh kan....hehe
Ah lucu banget banyak monster menyerbu ruang bayi dan mengambil bayi2nya....untuk disusuin. Dah gitu kalo suda sampai di tempat menyusui mereka duduk berjajar 'meneteki' bayinya,..wah, pemandangannya itu kayak ada lomba menyusui...Jadi setiap pagi gitu kami menggelar event LOMBA MENYUSUI....! Hahaha
Kita2 ini juga yang ngajarin 'cara meneteki yang benar' kpada para prinipara sekalian (sebutan untuk wanita yang melahirkan anak pertama), gimana cara gendong nya, gimana posisi menyusui yang benar, gimana cara memasukan puting ke mulut bayi...
Tau ngga sampai ada di antara para koass yg nyeletuk kaya gini, "wahh..kita kok sudah berani ngajarin orang netekin bayi ya, orang pernah netekin bayi aja beloon..." haha
Trus tiap kali ada bayi nangis gitu ya, pas di ruang bayi dan bukan jalm netek,..pasti kitalah yang netekin eh maksudnya kita yang akan kasih dot ke bayi2 itu...hehe, dan keluar celetukan lagi deh, "wah, tiap hari kok kasih minum anak orang, kapan kasih ke anak sendiri yaak...?" Hahaha, maklum, para koaswati kan semua yang disini masih single, mungkin keep single sampai akhir perjuangan koass, inshAllah...hehe
Sekian dulu cerita koass anak.
My first stase, berasa belum banyak dapet pengalaman n ilmu,
Tpi semoga apa yg didapat di koass bermanfaat ke depannya...aamiin

Minggu, 26 Mei 2013

KEJANG DEMAM



TATALAKSANA
Pengobatan Fase Akut
1.      Menjaga jalan napas tetap terbuka (baju dilonggarkan, anak dimiringkan untuk mencegah aspirasi)
2.      Perhatikan kebutuhan cairan dan elektrolit
3.      Kompres air hangat
4.      Pemberian antipiretik
·         Asetaminofen oral 10 mg/kg BB, 4 kali sehari atau
·         Ibuprofen 20 mg/kgBB, 4 kali sehari)
5.      Pemberian antikonvulsan
·         Diazepam
Ø  IV à0,3 mg/kgBB
Ø  Perrektal à5 mg (BB <10 10="" atau="" kg="" mg="">10 kg)
·         Luminal (Intramuskular)
Ø  30 mg (neonates)
Ø  50 mg (usia 1 bulan-1 tahun)
Ø  75 mg (usia >1 tahun)
·         Midazolam (intranasal, 0,2 mg/kgBB)
Pengobatan Profilaksis Kejang Demam
1.      Profilaksis Intermitten pada waktu demam
·         Diazepam
Ø  Per rectal
ü  5 mg untuk anak dengan BB <10 8="" jam="" kg="" span="" tiap="">
ü  10 mg untuk anak dengan BB >10 kg (tiap 8 jam)
Ø  Per Oral (0,5 mg/kgBB perhari dibagi menjadi 3 dosis)
Efek samping : ataksia, mengantuk dan hipotonia
·         Klonazepam (0,03 mg/kgBB per dosis tiap 8 jam)
Efek samping : mengantuk, mudah tersinggung, gangguan tingkah laku, depresi dan hipersalivasi.
·         Kloralhidrat supposituria
Ø  250 mg (untuk BB <15 kg="" span="">
Ø  500 mg (untuk BB >15 kg)
Kontraindikasi : pasien dengan kerusakan ginjal, hepar, penyakit jantung dan gastritis.
2.      Profilaksis terus menerus dan antikonvulsan tiap hari
Pemberian antikonvulsan profilaksis terus menerus diberikan selama 1-2 tahun setelah kejang terakhir, kemudian diberhentikan secara bertahap selama 1-2 bulan. Indikasi pemberian profilaksis terus menerus adalah :
·         Sebelum kejang demam pertama sudah ada kelainan atau gangguan perkembangan neurologis
·         Terdapat riwayat kejang tanpa demam yang bersiafat genetic
·         Kejang demam >15 menit, fokal dan atau diikuti kelainan neurologis sementara atau menetap
·         Terjadi pada bayi < 12 bulan, atau kejang demam multiple dalam satu episode demam
Obat antikonvulsan yang bisa digunakan antara lain :
·         Fenobarbital 4-5 mg/kgBB per hari
Efek saping : iritabel, hiperaktif, pemarah dan agresif
·         Asam valproat 15-40 mg/kgBB per hari
Efek samping : hepatotoksik, tremor dan alopesia.


Sumber : Deliana, Melda. 2002. Tatalaksana Kejang Demam pada Anak. Sari Pediatri Vol. 4, No. 02. 59-62



Kamis, 23 Mei 2013

Prematuritas



A.    Definisi
Menurut WHO (World Health Organization), bayi premature adalah bayi lahir hidup sebelum usia kehamilan minggu ke-37 (dihitung dari hari pertama hais terakhir). Bayi premature atau bayi preterm adalah bayi yang berumur kehamilan kurang dari 37 minggu tanpa memperhatikan berat badan. (Behrman et al, 2000)
B.     Klasifikasi
Terdapat 2 macam klasifikasi, yaitu :
1.      Usia kehamilan kurang dari 37 minggu dengan berat badan janin sama untuk masa kehamilan (SMK)
2.      Usia kehamilan kurang dari 37 minggu dengan berat badan kecil untuk masa kehamilan (KMK).
Tabel 1 : Persalinan premature murni sesuai dengan definisi WHO.
Batasan
Kriteria
Keterangan
Sangat prematur
Usia kehamilan 24-30 minggu
BB bayi 1000-1500 gr
Sangat sulit hidup, kecuali dengan incubator canggih
Dampak sisanya menonjol, terutama pada IQ neurologis dan pertumbuhan fiisknya
Prematur Sedang
Usia kehamilan 31-36 minggu
BB bayi 1501-2000 gr
Dengan perawatan canggih masih mungkin hidup tanpa dampak sisa yang berat.
Prematur borderline
Usia kehamilan 36-38 minggu
Berat bayi 2001-2499 gr
Lingkaran kepala 33 cm
Lingkaran dada 30 cm
Panjang badan sekitar 45 cm
Masih sangat mungkin hidup tanpa dampak sisa yang berat.
Perhatikan kemungkinan :
-          Gangguan nafas
-          Daya isap lemah
-          Tidak tahan hipotermia
-          Mudah terjadi infeksi.
(Manuaba et al,2007)

C.     Faktor Penyebab Prematuritas
1.      Faktor yang berasal dari maternal :
a.       Penyakit Maternal :
·         Ginjal
·         Hipertensi
·         Penyakit Diabetes Mellitus
·         Penyakit hati
·         Kelainan Uterus
b.      Faktor gaya hidup wanita
2.      Pertumbuhan janin yang kurang selaras dan serasi :
a.       Pertumbuhan janin terhambat dan menimbulkan kecil untuk masa kehamilan (KMK)
·         Akibat gangguan sirkulasi retroplasenta.
·         Kekurangan nutrisi/gizi menahun
b.      Terdapat pemicu persalinan premature :
·         Terjadi solusio plasenta
·         Terdapat plasenta previa
·         Terjadi infeksi yang menimbulkan korioamnionitis tanpa disertai ketuban pecah.
·         Pada persalinan ganda.
c.       Terdapat inkompatibilitas darah :
·         Faktor Rhesus inkompatibilitas
·         Faktor inkompatibilitas darah :AB/O
3.      Faktor khusus : serviks inkompeten
a.       Dapat dijumpai pada abortus/persalinan premature berulang
b.      Overdistensi uterus
c.       Kehamilan ganda
d.      Kehamilan dengan hidramnion
(Manuaba et al,2007)
D.    Penampilan Bayi Prematur
Penampilan bayi premature, selain fungsi alat vitalnya yang masih rendah, dapat dikemukakan sebagai berikut.
1.      Ukuran Fisik.
a.       Usia kehamilan kurang dari 37 minggu.
b.      Berat badan bayi kurang dari 2500 gram.
c.       Panjang badan kurang atau sekitar 45 cm.
d.      Lingkar kepala 33 cm, sedangkan lingkar perut 30 cmm, sehingga kepala tampak lebih besar, tetapi tulang kepala masih tipis.
2.      Gambaran Fisik
a.       Kepala besar.
b.      Kulit tipis dan transparan, sehingga gerakan peristaltic usus dapat dilihat.
c.       Rambut lanugo banyak, sedangkan lapisan lemak kurang.
d.      Otot masih lemah sehingga :
·         Napas lemah
·         Tangisnya masih lemah-merintih
·         Kemampuan mengisap masih kurang
Gambaran ini menunjukkan bahwa bayi premature sangat mudah terkena infeksi dan rentan terhadap kehilangan panas badan, bahkan dapat terjadi kematian akibat hipotermia dan infeksi.
(Manuaba et al,2007)
Selain itu beberapa tanda dan gejala bayi premature yaitu :
1.      Tulang rawan daun telinga belum sempurna pertumbuhannya, sehingga seolah olah tidak teraba tulang rawan daun telinga.
2.      Tumit mengkilap, telapak kaki halus.
3.      Alat kelamin pada bayi laki-laki pigmentasi dan rugae pada scrotum kurang. Testis belum turun ke dalam skrotum. Untuk bayi perempuan klitoris menonjol, libia minora belum tertutup oleh labia mayora.
4.      Tonus otot lemah, sehingga bayi kurang aktif dan pergerakannya lemah.
5.      Fungsi saraf belum atau kurang matang, mengakibatkan reflek isap, menelan dan batuk masih lemah atau tidak efektif dan tangisnya lemah.
6.      Jaringan kelenjar mammae masih kurang akibat pertumbuhan otot dan jaringan lemak masih kurang.
7.      Verniks kaseosa tidak ada atau sedikit.
(Surasmi et al, 2003)

E.     Penilaian umur kehamilan pada waktu bayi dilahirkan
Penentuan umur kehamilan sangat penting karena angka kematian dan kesakitan menurun dengan meningkatnya umr kehamilan. Selain itu, ada hubungan antara umur kehamilan dan tingkat maturitas fisiologis neonates.
Menurut Dubowits taksiran maturitas neonates ditetapkan melalui penilaian 11 tanda fisik luar dan 10 tanda neurologic.
1.      Karakteristik fisik eksternal dinilai, kemudian diberi nilai sesuai dengan panduan, lalu nilai diperolah dijumlah, hasil penjumlahan ini disebut juga nilai E
2.      Karakteristik neurologis dinilai, kemudian diberi nilai sesuai dengan panduan, lalu nilai diperoleh dijumlah, hasil penjumlahan ini disebut juga nilai N
3.      Jumlah nilai karakteristik eksternal ditambah dengan jumlah nilai karakteristik neurologis (E+N), hasil penjumlahan ini disebut angka perhitungan total.
4.      Angka perhitungan total, dimasukkan dalam grafik umur kehamilan bayi menurut Dubowits, lalu ditarik garis lurus ke atas sampai pada garis miring yang terdapat di tengah-tengah grafik, kemudian ditarik garis ke samping kiri kea rah patokan umur kehamilan dalam minggu, maka angka yang terdapat pada garis menunjukkan kehamilan bayi waktu dilahirkan menurut nilai Dubowits.
(Surasmi et al, 2003)
F.      Persoalan yang Dihadapi Bayi Prematur
Organ Vital
Permasalahan
Keterangan
Thermoregulator
Masih premature sehingga fungsinya masih belum optimal sebagai pengatur kehilangan panas badan
Timbunan lemak coklat, yang mudah diolah untuk mengimbangi hilangnya panas tidak terlalu banyak
Sedikinya timbunan lemak di bawah kulit dan sangat luas permukaan badan relative besar sehingga bayi premature mudah kehilangan panas dalam waktu singkat.
Bayi premature tidak tahan kehilangan panas badan dalam waktu singkat
Bersihkan sekedarnya dan segera lindungi bayi dari kehilangan panas badan dengan incubator
Pengaturan panas incubator sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter anak.
Masalah paru
Pusat pengaturan paru di medulla oblongata masih belum sepenuhnya dapat mengantur pernafasan
Tumbuh kembang paru masih belum matur sehingga sulit berkembang dengan baik
Surfaktan masih kurang sehingga kemungkinan paru mengalami gangguan penegmbangannya.
Otot pernafasan masih lemah, sehingga tangis bayi premature terdengar lemah dan merintih.
Dapat terjadi penyakit RDS hyaline membrane disease
Terjadi aspirasi ketuban dan menimbulkan asfiksia pneumonia
Untuk mengimbangi kebutuhan oksigen, diperlukan unit perawatan intensif yang lengkap :
- Mengatur panas
- Mengatur O2
Gastrointestinal
Belum sempurna sehingga tidak mampu menyerap makanan ASI yang sesuai kemampuannya
Pengosongan lambung terlambat sehingga menimbulkan distensi lambung dan usus
ASI mungkin sudah sesuai dengan perkembangan bayi premature
Makanan tambahan harus disesuaikan kemampuan untuk menyerap usus seimbang
Metabolism aerob harus tetap dipertahankan sehingga tidak menimbulkan benda keton
Hati
Belum matur sehingga kurang dapat berfungsi untuk mendukung metabolism
Cadangan glikogennya rendah
Metabolism bilirubin rendah menimbulkan hiperbilirubinemia yang selanjutnya akan menyebbakan ikterus sampai terjadi timbunan bilirubin dalam otak ‘kern ikterus’
Tidak mampu mengolah vit K dan faktor pembekuan darah.
Gangguan fungsinya menimbulkan masalahdi antaranya :
-          Upaya pengendalian glukosa darah lemah
-          Detokdifikasi terhadap benda keton kurang baik dan menimbulkan ketoasidosis
Kurangnya faktor pembekuan darah menimbulkan terjadi tendensi perdarahan
Permeabilitas pembuluh darah berkurang dan menimbulkan ekstravasasi cairan edema.
Ginjal
Masih premature sehingga tidak sanggup untuk mengatur air dan elektrolit
Pengaturan protein darah masih kurang sehingga mungkin dapat terjadi hipoproteinemia
Dapat terjadi oligo sampai anuria
Mudah terjadi edema
Tendensi
Pembuluh darah masih rapuh, sehingga permeabilitasnya tinggi, yang memudahkan terjadinya ekstravasasi cairan dan mudah edema
Gangguan keseimbangan faktor pembekuan darah sehingga terjadi perdarahan
Dalam keadaan gawat, misalnya trauma persalinan yang dapat menimbulkan syok sehingga terjadi perubahan hemodinamik sirkulasi dengan menguatamakan sirkulasi dari organ vital : jantung dan susunan saraf pusat
Gangguan sirkulasi darah akan mengubah distribusi O2 ke jaringan tervasokonstriksi, nekrosisi, ekstravasasi cairan dan menambah gangguan fungsi alat vital
Bentuk perdarahan yang fatal
-          Perdarahan intraventrikel dan sekitarnya, yang menimbulkan gejala sesuai dengan tempatnya
-          Perdarahan retrolental yang menibulkan fibrosis dapat menimbulkan kebutaan
-          Pemberian O2 tinggi dengan tujuan meningkatkan metabolism malah membahayakan alat vital. Pemberian O2 ideal 2 liter/menit sehingga konsentasinya 40 %
-          Gejala perdarahab intrsventrikel di antaranya :
ü  Apnea
ü  Konvulsi otot terkait
(Manuaba et al,2007)

G.    Masalah yang Sering Dihadapi Bayi Prematur
1.      Hipotermia
Tanda klinis hipotermia :
·         Suhu tubuh di bawah normal
·         Kulit dingin
·         Akral dingin
·         Sianosis
2.      Sindrom Gawat Nafas
Kesukaran pernafasan pada bayi premature dapat disebabkan belum sempurnanya pembentukan membrane hiain surfakan paru yang merupakan suau zat dapat menurunkan tegangan dinding alveoli paru. Pertumbuhan surfaktan paru mencapai puncak pada minggu ke-5 kehamilan.
Defisiensi surfaktan menyebabkan gangguan kemampuan paru untuk mempertahankan stabilitasnya, alveolus akan kembali kolaps setiap akhir ekspirasi sehingga untuk pernafasan berikutnya dibutuhkan tekanan negative intrathoraks yang lebih besar yang disertai usaha inspirasi yang kuat.
Tanda klinis sindrom gaway napas :
·         Pernafasan cepat
·         Sianosis perioral
·         Merintih waktu ekspirasi
·         Retraksi substernal dan interkostal
3.      Hipoglikemia
Penyelidikan kadar gula darah pada 12 jam pertama menunjukkan bahwa hipoglikemia dapat terjadi sebanyak 50% bayi matur. Glukosa merupakan sumber utama energy selaman masa janin. Kecepatan glukosa yang diambil janin terantung dari kadar gula darah ibu karena terputusnya huubungan plasenta dan janin menyebabkan terhentinya pemebrian glukosa. Bayi aterm dapat mempertahankan kadar gula darah 50-60 mg/dl selam 72 jam pertama,sedangkan bayi berat lahir rendah dalam kadar 40 mg/dl. Hal ini disebabkan cadangan glikogen yang belum mencukupi. Hipoglikemia bila kadar gula darah sama dengan atau kurang dari 20 mg/dl.
Tanda klinis hipoglikemia :
·         Gemetar atau tremor
·         Sianosis
·         Apatis
·         Kejang
·         Apnea intermitten
·         Tangisan lemah atau melengking
·         Kelumpuhan atau letargi
·         Kesulitasn minum
·         Terrdapat gerakan putar mata
·         Keringat dingin
·         Hipotermia
·         Gagal jantung dan henti jantung (sering berbagai gejala muncul bersama)
4.      Perdarahan intracranial
Pada bayi premature pembuluh darah masih sangat rapuh hingga mudah pecah. Perdarahan intrkranial dapat terjadi karena trauma lahir, disseminated intravascular coagulopathy atau trombositopenia idiopatik. Matriks germinal epidimal yang kaya pembuluh darah merupakan wilayah yang sangat rentan terhadap perdarahan selama minggu pertama kehidupan.
Tanda klinis perdarahan intracranial :
·         Kegagalan umum untuk bergerak normal
·         Reflex moro menurun atau tidak ada
·         Tonus otot menurun
·         Letargi
·         Pucar dan sianosis
·         Apnea
·         Kegagalan menetek dengan baik
·         Muntah yang kuat
·         Tangisan bernada tinggi dan tajam
·         Kejang
·         Kelumpuhan
·         Fontanela mayor mungkin tegang dan cembung
·         Pada sebagian kecil penderita mungkin tidak ditemukan manifestasi klinik satupun.
5.      Rentan Terhadap infeksi
Pemindahan subtansi kekebalan dari ibu ke janin terjadi pada minggi terakhir masa kehamilan. Bayi premature mudah menderita infeksi karena imunitas humoral dan selualer masih kurang hingga bayi mudah menderita infeksi. Selain itu, karena sulit dan selaput lender membaran tidak memiliki perlindungan seperti bayi cukup bulan
6.      Hiperbilirubinemia
Hal ini dapat terjadi karena belum maturnya fungsi hepar. Kurangnya enzim glukorinil transferase sehingga konjugasi bilirubin indirek menjadi bilirubin direk belum sempurna dan kadar albumin darah yang berperan dalam transportasi bilirubin dari jaringan ke hepar kurang. Kadar bilirubin normal pada bayi premature 10 mg/dl. Hiperbilirubinemia pada  premature bila tidak segera diatasi dapat menjadi “kern ikterus” yang akan menimbulkan gejalan sisa yang permanen.
Tanda dan gejala klinis hiperbilirubinemia :
·         Sclera, puncak hidung, sekitar mulut, dada, perut dan ekstremitas berwarna kuning
·         Letargi
·         Kemampuan mengisap turun
·         Kejang
(Surasmi et al, 2003)

H.    Manajemen Bayi Prematur
Bayi prematur dengan berat 1800 -2000 gram dan usia kehamilan 32-38 minggu dapat dibawa pulang asalkan tidak ada faktor penyulit  (skor APGAR yang normal). Bayi dipastikan memiliki refleks menghisap dan menelan dengan melihat bagaimana respons bayi menghisap putting susu ibunya. Namun jika syarat-syarat diatas tidak terpenuhi ada beberapa perlengkapan yang harus dipersiapkan dalam NICU.
1.      Pengaturan suhu
Pada masa-masa kritis bayi prematur (24 minggu-32 minggu), sangat dibutuhkan perawatan secara intensif. Hal dasar adalah penempatan bayi pada inkubator yang suhunya disetting seperti di rahim (36,5 – 37,5oC). Bayi prematur sangat mudah mengalami hipotermia karena luas tubuh yang mendekati bayi cukup bulan dan metabolisme yang sangat rendah. Bayi ditempatkan di dalam inkubator hingga mencapai waktu yang seharusnya dia lahir (cukup bulan).
2.      Nutrisi
Kebutuhan protein  3-5 gram / kg BB dan kalori 110 kal/kg BB. Pemberian Asi pada kelahiran dengan masa gestasi 24 minggu – 32 minggu dilakukan melalui intravena ataupun sonde lambung (saluran dari hidung, tenggorokan, dan berujung di lambung). Sedangkan dengan masa gestasi 32 minggu-35 minggu diberikan dengan botol susu formula.
Catatan :
a.       Pada anak atau bayi dengan distress pernafasan sebaiknya sonde lambung dimasukkan melalui mulut, caranya sama hanya sambil mendorong perlahan-lahan, anak diminta untuk melakukan gerakan menelan
b.      Bila terdapat tahanan sewaktu pemasukan sonde, hendaknya jangan terus dipaksakan ( bahaya perforasi ).
3.      Pemberian Surfaktan
Dalam beberapa kasus, bayi prematur dengan masa gestasi 25 minggu-28 minggu mengalami sindrom gawat napas (membran hialin). Hal ini disebabkan produksi surfaktan yang sangat minim sehingga menyebabkan alveolus kolaps. Untuk mengantisipasinya, diberikan surfaktan melalui intravena.





DAFTAR PUSTAKA
Behrman et al, 2000.Ilmu Kesehatan Anak Nelson. Jakarta : EGC
Etika, Risa. Damanik, M Sylviaty. Indarso, Hariato. Harianto, Agus. Pemberian surfaktan pada bayi prematur. [Laporan Kasus]. FK Unair/ RS. Dr. Soetomo.
Manuaba et al, 2007. Pengantar Kuliah Obstetri. Jakarta :EGC
Mochtar, Rustam, 1998. Sinopsis Obstetri jilid 1. Jakarta :EGC
Perez, Lisa McDermott. Premiee parents: recovering baby’s premature birth. Praeger publishers. : New York; 2007.
Sitohang, Nur Asnah. Asuhan keperawatan pada bayi berat lahir rendah. USU library digital: 2009.
Surasmi et al, 2003. Perawatan Bayi Risiko Tinggi. Jakarta :EGC